19/03/11



Aku dengar
Cinta berbentuk hati adalah sebuah amanah
Benarkah itu?
Mungkin, kata insan yang di sana

Cari saja makna sebuah cinta
Sampai kau melihat sebuah janji
Tak kah kau dengar itu?
Lakukanlah apa kata hatimu

Neraca perasaan ini tak mampu menahan cintamu
Akankah kau mengerti arti bertahan dalam pengorbanan?

Aku manusia biasa yang tak luput dari noda kehidupan
Tak mampu ku raih cintamu untuk sebuah kenangan
Aku katakan, aku tak bisa memelukmu
Aku takut terjatuh pada cinta signifikan
Karenamu

Tolong, hentikan permintaanmu

27/02/11



Hikmah dari sebuah jalan kehidupan seseorang
Terkadang terdengar sebuah kisah usang
Disini
Dia membuktikan bahwa hikmahnya
Dapat di ambil sekarang dan untuk ke depan

Laju suaranya yang seakan berteriak
Memiliki tujuan yang sempurna
Memiliki suatu komitmen penuh pesona
Memiliki karisma yang tak bisa di miliki orang lain

Dia mengenal bidadari-bidadari dari surga
Entah takdir bernama apa ia bisa menjadi bagian dari sana
Taukah ia?
Bahwa bidadari itu miliknya yang pernah ia impikan

Virus mulai menyandarkan racun ganasnya
Galau, lemah, gelisah
Menangislah ia di tumpukkan kertas kehidupan
Tujuannya menjadi seorang pemimpin
Seketika terbakar menjadi abu yang tak berpesan
Tapi tentu berhikmah

Sadarkah hikmah itu tak selalu tersurat?
Sadarkah abu yang tak berpesan adalah sebuah jalan?
Sadarkah virus itu bernama pilihan?

Bidadari-bidadari surga itu hanyalah cermin
Cermin biasa yang hanya bisa memantulkan wujud siapa dirinya
Tapi pantulannya itulah yang luar biasa
Terciptalah sebuah perubahan atas segala izin Allah
Dan jangan pernah beranjak dari sisi-Nya
Jika perubahannya membuat Allah jatuh cinta padamu

07/01/11


Bibir rembulan dari perawan emas
Tersesat dalam matamu
Jiwa tertanam kapas
Akan mutiara dalam batu

Angin suci sang rantai perak
Terkunci dalam pintu hati
Terperangkap dalam pelukanmu
Oh tinta-tinta cinta

Cahaya rembulan dari pelangi
Pantulkan laut emas
Kecupan hati untuk suara jiwa
Jeruji besi di langit malam
Lubang di atas sajadah

16/12/10



Ketika kita berlari mengejar waktu
Waktu membantu kita menelusuri kehidupan
Namun apa yang di lakukan kehidupan?
Dia membuat kita seperti tumpukan boneka

Lezatnya kehidupan ini di saat terasa manisnya
Namun jika sedetik yang lalu saja manis itu tidak diciptakan
Apa lezatnya kehidupan?

Kejujuran di setiap raut wajah yang semu
Adalah sebuah sinetron panjang di atas panggung jiwa
Tersenyum dalam do'a menghiasi tumpukkan dosa
Adalah sebuah pengkhianatan antar jiwa sang insan

Opera kehidupan
Sebuah permainan kecil
Di bawah tangan Tuhan

Sungguh ketika Tuhan inginkan kita hitam
Maka hitamlah tanpa penolakan
Kita yang merasakan hanya bisa bercermin pada air
Entah genangan air atau air yang mengalir

Ketika roh berkumpul
Akankah saling mengenal?
Ketika jiwa berkumpul?
Akankah saling mengenal?
Manusia tidak tahu

Kitalah manusia yang memiliki jiwa sandiwara

Rasa itu akan terus berguling menempati hati-hati yang kosong
Rasa yang menjadikan roh dan jiwa berada dalam jiwa yang berbeda
Ketika belum terungkap kita merasa menjadi tokoh utama
Ketika telah terungkap kita merasa menjadi tokoh sampah

Kita
Adalah tokoh penting
Dalam sebuah
Opera kehidupan
Milik Tuhan..

25/11/10


Duhai Hamba yang di sana
Bagaimana rasanya di bakar oleh Tuhan?
Akankah seperti embun pagi
Atau seperti memakan jarum?

Kapan terakhir Tuhan memelukmu?
Adakah jejak di sana?
Untuk Hamba-Nya yang seperti matahari
Yang begitu mempesona dengan merahnya

Lihatlah yang berkilau itu
Tuhan telah menciumnya
Cinta itu telah sampai pada sang bumi
Tuhan sedang jatuh cinta

Di belakang ada yang tak bernyawa
Oh..
Tuhan sangat mengeistimewakan dia
Hamba yang menapaki jalan surga

Teman Lila